Search

Wakili Penyalin Cahaya, Shenina Cinnamon dan Wregas Bhanuteja Hadiri Red Carpet Busan International



Aktris peran Shenina Cinnamon dan sutradara Wregas Bhanuteja mewakili film Penyalin Cahaya di acara red carpet dan pembukaan Busan International Film Festival 2021. Acara pembukaan festival film terbesar di Asia ini dipandu Song Joong-ki dan Park So-dam.


Total sebanyak 1.200 tamu undangan hadir di ruang teater terbuka Busan Cinema Center untuk menyaksikan pembukaan BIFF ke-26. Para pelaku industri perfilman dunia seperti Ryusuke Hamaguchi dan sutradara Bong Joon-ho juga turut hadir bersama aktor-aktor ternama dari Korea Selatan seperti Yoo Ah-in, Han So Hee, Go Min Shi, Jeon Yeo-been, Park Hee Soon, Park Hae-il, hingga Choi Min Sik.



Wregas menambahkan, banyak pertanyaan dari penonton soal budaya dan kondisi, serta aktivitas anti-kekerasan seksual di Indonesia, dan soal pergerakan mahasiswa di Indonesia. "Jadi, pertanyaannya bukan yang sifatnya trivia, tapi lebih bersifat membedah lapisan-lapisan di dalam film. Apresiasi penonton pun amat bagus karena statement tentang anti kekerasan seksual yang diutarakan di film juga merupakan perlawanan yang sama dengan apa yang sedang dilakukan oleh masyarakat Korea, yakni untuk melawan kekerasan seksual," beber Wregas.


Rencananya, selama di BIFF, film Penyalin Cahaya akan diputar pada 12 Oktober 2021 dan 14 Oktober 2021 di Lotte Cinema Centum City. Selain itu, film yang berjudul Internasional 'Photocopier' ini juga diketahui masuk program kompetisi utama New Currents dan bersaing dengan sepuluh film dari sembilan negara lain untuk memperebutkan empat penghargaan penting dan bergengsi, yakni New Currents Award, New Currents Audience Award, NETPAC Award, dan FIPRESCI Award.


Dalam acara BIFF yang berlangsung hingga 15 Oktober ini, film Penyalin Cahaya atau Photocopier akan diputar tiga kali, yaitu pada 8 Oktober 2021 di Busan Cinema Center, 12 Oktober 2021 dan 14 Oktober 2021 di Lotte Cinema Centum City.


Sementara itu, dalam program kompetisi utama New Currents di BIFF, film Penyalin Cahaya bakal bersaing dengan sepuluh film dari sembilan negara lain untuk memperebutkan empat penghargaan penting dan bergengsi, yakni New Currents Award, New Currents Audience Award, NETPAC Award, dan FIPRESCI Award.


Para juri yang menilai film-film di program New Currents, yakni Deepa Mehta (sutradara Kanada), Cristina Nord (Direktur Berlinale Forum), Jang Joonhwan (sutradara Korsel), dan Jeong Jae-eun (sutradara Korsel).


Di BIFF tahun ini, saya dan Shenina akan melakukan sejumlah kegiatan, seperti guest visit ke pemutaran film, sesi tanya jawab, interview dengan media, dan major event lainnya. Tentu saja selain itu, kami akan menjalin network dengan para pembuat film, aktor-aktris, hingga pelaku lainnya di industri film," kata Wregas dalam keterangan pers tertulis, Minggu (10/10/2021).



Berbeda dari Wregas yang sudah sering menghadiri acara festival film dunia, Shenina Cinnamon mengaku bangga bisa berpartisipasi tahun ini. "Ini adalah keikutsertaan saya yang pertama kali dalam red carpet dan acara pembukaan sebuah festival film internasional sebesar Busan International Film Festival.


Tentu senang rasanya dan sangat bersyukur bisa alami pengalaman langka ini di tengah kondisi sulit pandemi," kata Shenina. Film Penyalin Cahaya sendiri merupakan debut film panjang pertama Wregas Bhanuteja yang sebelumnya mencetak film-film pendek berprestasi.


Beberapa karya Wregas yang sudah diapresiasi adalah Lemantun, Lembusura, Prenjak, dan Tak Ada yang Gila di Kota Ini. Film Penyalin Cahaya sendiri dibintangi Shenina Cinnamon, Chicco Kurniawan, Lutesha, Jerome Kurnia, Dea Panendra, Giulio Parengkuan, Lukman Sardi, Ruth Marini, Mian Tiara, Landung Simatupang, dan Rukman Rosadi.


Sumber: dari berbagai sumber

Penulis Ady Prawira Riandi | Editor Andika Aditia

1 view0 comments