Search

Dalami Karakter Sur di Penyalin Cahaya, Shenina Cinnamon 3 Bulan Menyendiri di Bali



Aktris peran Shenina Cinnamon punya cara tersendiri dalam memperdalam karakternya di film pemenang kategori Film Panjang Terbaik di FFI 2021, Penyalin Cahaya. Shenina Cinnamon rela menyendiri selama tiga bulan di Bali, untuk mendalami perannya sebagai Sur.


"Untuk di Bali, aku agak lama, kurang lebih tiga bulan. Tapi, memang dikirim spesial oleh kak Wregas untuk menyendiri dan belajar bareng kak Dea Panendra," kata Shenina saat ditemui di malam anugerah FFI 2021 di JCC, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021). Di sana, aktris berusia 22 tahun itu berusaha menyembuhkan diri sendiri sebagai penyintas kekerasan seksual, sekaligus memperdalam perannya.


"Aku enggak sendirian, tapi sama kak Dea dan beberapa hari di sana. Aku senang, dikasih waktu sendiri untuk bisa mendalami peran aku. Aku di sana ambil kos-kosan jadi aku pendalamannya di kos-kosan itu," katanya.




Dengan kehadirannya di Penyalin Cahaya, Shenina Shenina Cinnamon ingin membagikan bagaimana trauma yang ia rasakan sebagai penyintas kekerasan seksual.


"Jadi pas aku diminta main di sini, aku bisa tahu gimana sih traumanya dan untuk menyampaikan perasaan tersebut. Terus, aku bisa menyampaikan suara untuk para penyintas yang mungkin belum disuarakan," ujarnya.


Pemain dalam film Di Bawah Umur ini mengatakan, hukum di Tanah Air tentang isu kekerasan seksual tersebut masih terlampau lemah. Oleh karenanya, Shenina Cinnamon ingin menyuarakannya melalui film.



"Ditambah lagi banyak permasalahan tentang kekerasan seksual yang belum bisa dibahas secara hukum, jadi aku pengen banget menyuarakan itu versi film," tuturnya.


Lewat peran di film Penyalin Cahaya, Shenina Cinnamon masuk nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik di FFI 2021. Penyalin Cahaya rencananya tak akan ditayangkan di bioskop. Melainkan, bakal hadir di Netflix pada 13 Januari 2022.


Sumber: Kompas.com

Penulis Vincentius Mario | Editor Novianti Setuningsih

3 views0 comments